Asam organik dicirikan oleh adanya atom hidrogen yang terpolarisasi positif. Terdapat dua macam asam organik, yang pertama adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. Kedua, adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton. .
Keasaman aseton diperlihatkan dengan basa konjugat yang terbentuk distabilkan dengan resonansi. Dan lagi, satu dari
bentuk resonannya menyetabilkan muatan negatif dengan memindahkan muatan
tersebut pada atom oksigen.
Asam organik merupakan asam lemah
karena ionisasi sangat tidak lengkap. Pada suatu waktu sebagian besar dari asam
berada di larutan sebagai molekul yang tidak terionisasi.
Asam asetat adalah asam lemah yang
terionisasi sebagian. Asam lemah adalah salah satu yang tidak
terionisasi seluruhnya ketika asam lemah tersebut dilarutkan dalam air. Asam asetat
bereaksi dengan air untuk menghasilkan ion hidroksonium dan ion etanoat, tetapi
reaksi kebalikannya lebih baik dibandingkan dengan reaksi ke arah depan. Ion
bereaksi dengan sangat mudah untuk membentuk kembali asam dan air. berikut
reaksinya :
B. Basa Organik
Basa organik dicirikan dengan adanya atom dengan pasangan elektron bebas yang dapat mengikat proton. Senyawa-senyawa yang mengandung atom nitrogen adalah salah satu contoh basa organik, tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Perlu dicatat bahwa senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun basa, tergantung lingkungannya. Misalnya aseton dan metil alkohol dapat bertindak sebagai asam ketika menyumbangkan proton, tetapi sebagai basa ketika atom oksigennya menerima proton
Dua faktor yang mempengaruhi kekuatan dari sebuah basa adalah:
1. Kemudahan pasangan bebas mengikat ion hidrogen
2. Kestabilan dari ion yang terbentuk
Struktur suatu molekul dapat mempengaruhi sifat keasaman atau kebasaan melalui beberapa cara. Sebagai berikut :
1. Efek Resonansi
Gugus hidroksil adalah suatu gugus fungsi
asam yang dipengaruhi dengan kuat oleh substituennya. keberadaan
gugus-gugus seperti C=O atau SO2 di sampingnya akan sangat melemahkan
ikatan O-H terhadap heterolisis.Peristiwa ini biasa dinamakan dengan
efek resonansi.

Pergeseran pasangan elektron bebas
oksigen yang diikuti dengan pergeseran elektron ikatan-p ke oksigen yang
lain dalam struktur resonansi 1 menghasilkan struktur resonansi 2. Munculnya muatan positif pada atom oksigen dalam struktur 2 akan melemahkan ikatan O-H, dan pelepasan H+ akan menghilangkan muatan tersebut.
2. Efek Induksi
2. Efek Induksi
Efek induksi adalah suatu aksi
elektrostatik yang diteruskan melalui rantai atom dalam suatu molekul (lewat
ikatan σ). Dan efek itu dapat dinyatakan sebagai I + dan I –
I
- jika subtituen yang terikat menarik Elektron ( mengambil e - )
Sebuah
efek induktif adalah tarikan kerapatan elektron melalui obligasi s disebabkan
oleh perbedaan elektronegativitas dalam atom.
Sifat
induksi terjadi karena adanya perbedaan keelektronegatifan . Gejala
elektrostatik diteruskan melalui rantai karbon. Menurut konvensi
gugus penarik electron yang lebih besar dari hydrogen H merupakan efek induksi
–I sedangkan gugus penarik electron yang lebih lemah dari hydrogen H merupakan
efek induksi +I.
Gugus alkyl yang terikat pada gugus fungsi
senyawa organic merupakan gugus pendorong electron, dimana semakin besar alkyl
yang terikat pada gugus fungsi akan mengakibatkan factor +I semakin besar. Berikut
ini urutan reaktifitas induksi –I (penarik electron) adalah sebagai
berikut:
-Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5
> -CH+CH2 > -H
Asam alfamonoflouroetanoat lebih asam dari asam metanoat karena pada asam alfa monoflouroetanooat terdapat gugus F yang mempunyai kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif makin positif, akibatnya atom H makin mudah lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih kuat. Gugus F mempunyai efek induksi menarik elektron diberi simbol -I
3. Pengaruh Efek Medan (M).
Perbedaan keasaman antara asam asetat (8) dengan asam nitroasetat (9) dijelaskan sebagai berikut :
Kedua struktur molekul di atas hanya berbeda pada substitusi -NO2
dan -H. Oleh karena gugus -NO2 adalah gugus penarik elektron yang
kuat (-M) maka gugus ini menarik
kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam
nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat
daripada asam asetat. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam
asetat (yang memiliki gugus -H). Pada umumnya gugus
yang menarik elektron (-M) melalui efek medan akan meningkatkan keasaman,
sedangkan gugus pendorong elektron akan meningkatkan kebasaan. Efek medan
memiliki keterkaitan dengan efek induksi.
Pertanyaan Diskusi :
1. Sebutkan dua macam asam organik dan berikan contohnya ?
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat ?
3. Sebutkan urutan reaktifitas induksi –I (penarik electron) !
DAFTAR PUSTAKA
Amanatie. 2003. Buku Pegangan Mahasiswa Kimia Organik Fisik. Yogyakarta : UNY Press.
Firdaus. 2013. Modul Pembelajaran Matakuliah Kimia Organik Fisik II. Makassar : Universitas Hasanuddin Press.
Hart, H., Crain,L.E., Hart,D.J.,2003. Kimia Organik. Penerbit Erlangga: Jakarta
Semoga Bermanfaat ^_^
Baiklah, materi yang menarik.saya mencoba menjawab pertanyaan nomor 3 yaa clau, urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
BalasHapus[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
Terima kasih banyak claudia
BalasHapusBaiklah, materi yang menarik.saya mencoba menjawab pertanyaan nomor 3 yaa clau, urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
1. Terdapat dua macam asam organik :
BalasHapusa). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
Terima kasih atas materinya, menurut saya:
BalasHapus1. Terdapat dua macam asam organik :
a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
1. Terdapat dua macam asam organik :
BalasHapusa). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
. Terdapat dua macam asam organik :
BalasHapusa). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
1. Terdapat dua macam asam organik :
BalasHapusa). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
Hai clau
BalasHapus1. Terdapat dua macam asam organik :
a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
Terima kasih atas materinya, menurut saya:
BalasHapus1. Terdapat dua macam asam organik :
a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
Makasih clau
BalasHapus1. Terdapat dua macam asam organik :
a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
1. Terdapat dua macam asam organik :
BalasHapusa). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton
Terima kasih atas materinya kak
BalasHapusMenurut saya:
1. Terdapat dua macam asam organik :
a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
1. Terdapat dua macam asam organik :
BalasHapusa). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
1. Efek induksi menghasilkan suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif yang mana adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya.
Hapus2. Hubungannya adalah dimana semakin besar nilai pKb maka sifatnya akan semakin basa.
1. Terdapat dua macam asam organik :
BalasHapusa). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
Hallo kak
BalasHapusTerima kasih atas materinya, menurut saya:
1. Terdapat dua macam asam organik :
a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
1.Terdapat dua macam asam organik :
BalasHapusa). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
BalasHapus[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
1.Terdapat dua macam asam organik :
BalasHapusa). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
Terdapat dua macam asam organik :
BalasHapusa). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
Terimakasih penjelasannya clau.
BalasHapusJawaban untuk pertanyaan no 3:
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
Semoga membantu
Terima kasih atas pemaparan materinya kak, saya akan mencoba menjawab pertanyaan nomor 1:
BalasHapusTerdapat dua macam asam organik :
a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
BalasHapus1. Terdapat dua macam asam organik :
a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H
1. Terdapat dua macam asam organik :
BalasHapusa). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H
Hai claudia
BalasHapus1. Terdapat dua macam asam organik :
a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ].
Hai putri
BalasHapus1. Terdapat dua macam asam organik :
a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
Terimakasih kak untuk pemaparan materinya...
BalasHapus1. Terdapat dua macam asam organik :
a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
1. Terdapat dua macam asam organik :
BalasHapusa). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
Assalamualaikum kak clau. Materi yang menarik kak. Saya akan mencoba menjawab pertanyaan di atas. Menurut saya
BalasHapus1. Terdapat dua macam asam organik :
a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
1. Terdapat dua macam asam organik :
BalasHapusa). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
1. Terdapat dua macam asam organik :
BalasHapusa). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
Terima kasih kak clau buat materinya..mau coba jawab ya
BalasHapus1. Terdapat dua macam asam organik :
a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
1. Terdapat dua macam asam organik :
BalasHapusa). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
Assalammualaikum CPA..
BalasHapusMateri nya sangat bermanfaat untuk menambah pemahaman tentang keasaman dan kebiasaan senyawa organik. Saya akan coba menjawab soal nomor 2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat itu di karenakan pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom Oksigen menjadi relatif makan negatif l, akibatnya atom Hidrogen sukar lepas sebagai H+ asamnya menjadi lebih lemah . Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I
Baiklah saya Akan coba menjawab pertanyaannya
BalasHapus1. Terdapat dua macam asam organik :
a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]
Makasih atas materinya, sangat bermanfaat sekali. Saya akan mencoba menjawab pertanyaannya :
BalasHapus1. Terdapat dua macam asam organik :
a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
[ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]