Sabtu, 10 November 2018

KEASAMAN DAN KEBASAAN SENYAWA ORGANIK

A. Asam Organik
 Asam organik dicirikan oleh adanya atom hidrogen yang terpolarisasi positif. Terdapat dua macam asam organik, yang pertama adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. Kedua, adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton. .
Keasaman aseton diperlihatkan dengan basa konjugat yang terbentuk distabilkan dengan resonansi. Dan lagi, satu dari bentuk resonannya menyetabilkan muatan negatif dengan memindahkan muatan tersebut pada atom oksigen.
Asam organik merupakan asam lemah karena ionisasi sangat tidak lengkap. Pada suatu waktu sebagian besar dari asam berada di larutan sebagai molekul yang tidak terionisasi.
Asam asetat adalah asam lemah yang terionisasi sebagian. Asam lemah adalah salah satu yang tidak terionisasi seluruhnya ketika asam lemah tersebut dilarutkan dalam air. Asam asetat bereaksi dengan air untuk menghasilkan ion hidroksonium dan ion etanoat, tetapi reaksi kebalikannya lebih baik dibandingkan dengan reaksi ke arah depan. Ion bereaksi dengan sangat mudah untuk membentuk kembali asam dan air. berikut reaksinya :

B. Basa Organik
Basa organik dicirikan dengan  adanya atom dengan pasangan
elektron bebas yang dapat mengikat proton. Senyawa-senyawa yang mengandung atom nitrogen adalah  salah satu contoh basa organik, tetapi senyawa yang mengandung oksigen dapat pula bertindak sebagai basa ketika direaksikan dengan asam yang cukup kuat. Perlu dicatat bahwa senyawa yang mengandung atom oksigen dapat bertindak sebagai asam maupun  basa, tergantung lingkungannya. Misalnya aseton dan metil alkohol dapat bertindak sebagai asam ketika menyumbangkan proton, tetapi sebagai basa ketika atom oksigennya menerima proton


Dua faktor yang mempengaruhi kekuatan dari sebuah basa adalah:
1. Kemudahan pasangan bebas mengikat ion hidrogen
2. Kestabilan dari ion yang terbentuk


Struktur suatu molekul dapat mempengaruhi sifat keasaman atau kebasaan melalui beberapa cara. Sebagai berikut :
1. Efek Resonansi
Gugus hidroksil adalah suatu gugus fungsi asam yang dipengaruhi dengan kuat oleh substituennya. keberadaan gugus-gugus seperti C=O atau SO2 di sampingnya akan sangat melemahkan ikatan O-H terhadap heterolisis.Peristiwa ini biasa dinamakan dengan efek resonansi.
efek resonansi
Pergeseran pasangan elektron bebas oksigen yang diikuti dengan pergeseran elektron ikatan-p ke oksigen yang lain dalam struktur resonansi 1 menghasilkan struktur resonansi 2. Munculnya muatan positif pada atom oksigen dalam struktur 2 akan melemahkan ikatan O-H, dan pelepasan H+ akan menghilangkan muatan tersebut.

2. Efek Induksi
Efek induksi adalah suatu aksi elektrostatik yang diteruskan melalui rantai atom dalam suatu molekul (lewat ikatan σ). Dan efek itu dapat dinyatakan sebagai I + dan I –
I + jika subtituen yang terikat mendorong elektron ( melepaskan e - )
I - jika subtituen yang terikat menarik Elektron ( mengambil e - )
Sebuah efek induktif adalah tarikan kerapatan elektron melalui obligasi s disebabkan oleh perbedaan elektronegativitas dalam atom.
Sifat induksi terjadi karena adanya perbedaan keelektronegatifan . Gejala elektrostatik diteruskan melalui rantai karbon. Menurut konvensi gugus penarik electron yang lebih besar dari hydrogen H merupakan efek induksi –I sedangkan gugus penarik electron yang lebih lemah dari hydrogen H merupakan efek induksi +I.
Gugus alkyl yang terikat pada gugus fungsi senyawa organic merupakan gugus pendorong electron, dimana semakin besar alkyl yang terikat pada gugus fungsi akan mengakibatkan factor +I semakin besar. Berikut ini urutan reaktifitas  induksi –I (penarik electron) adalah sebagai berikut:
      -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H


Contoh dari efek induksi yakni:
Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena  pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma  (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3  mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
Asam alfamonoflouroetanoat lebih asam dari asam metanoat karena pada  asam alfa monoflouroetanooat terdapat gugus F yang mempunyai kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif makin positif, akibatnya atom H makin mudah lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih kuat. Gugus F mempunyai efek induksi menarik elektron diberi simbol -I

3. Pengaruh Efek Medan (M).

Perbedaan keasaman antara asam asetat (8) dengan asam nitroasetat (9) dijelaskan sebagai berikut :
Kedua struktur molekul di atas hanya berbeda pada substitusi -NO2 dan -H. Oleh karena gugus -NO2 adalah gugus penarik elektron yang kuat  (-M) maka gugus ini menarik kerapatan elektron dari gugus bermuatan negatif (COO-) dalam anion asam nitroasetat. Hal ini teramati pada nilai pKɑ asam nitroasetat yang kira-kira 1000 lebih kuat daripada asam asetat. Sehingga nitroasetat bersifat lebih asam daripada asam asetat (yang memiliki gugus -H). Pada umumnya gugus yang menarik elektron (-M) melalui efek medan akan meningkatkan keasaman, sedangkan gugus pendorong elektron akan meningkatkan kebasaan. Efek medan memiliki keterkaitan dengan efek induksi.

Pertanyaan Diskusi :
1. Sebutkan dua macam asam organik dan berikan contohnya ?
2.
Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat ?
3.
Sebutkan urutan reaktifitas  induksi –I (penarik electron) !



DAFTAR PUSTAKA

Amanatie. 2003. Buku Pegangan Mahasiswa Kimia Organik Fisik. Yogyakarta : UNY Press.
Firdaus. 2013. Modul Pembelajaran Matakuliah Kimia Organik Fisik II. Makassar : Universitas Hasanuddin Press.
Hart, H., Crain,L.E., Hart,D.J.,2003. Kimia Organik. Penerbit Erlangga: Jakarta







Semoga Bermanfaat ^_^

36 komentar:

  1. Baiklah, materi yang menarik.saya mencoba menjawab pertanyaan nomor 3 yaa clau, urutan reaktifitas  induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
  2. Terima kasih banyak claudia
    Baiklah, materi yang menarik.saya mencoba menjawab pertanyaan nomor 3 yaa clau, urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:

    BalasHapus
  3. 1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena  pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma  (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3  mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3.  Berikut ini urutan reaktifitas  induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
  4. Terima kasih atas materinya, menurut saya:
    1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena  pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma  (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3  mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3.  Berikut ini urutan reaktifitas  induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
  5. 1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena  pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma  (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3  mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3.  Berikut ini urutan reaktifitas  induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
  6. . Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
  7. 1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena  pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma  (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3  mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3.  Berikut ini urutan reaktifitas  induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
  8. Hai clau
    1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
  9. Terima kasih atas materinya, menurut saya:
    1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
  10. Makasih clau
    1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.

    BalasHapus
  11. 1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton

    BalasHapus
  12. Terima kasih atas materinya kak
    Menurut saya:
    1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena  pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma  (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3  mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3.  Berikut ini urutan reaktifitas  induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
  13. 1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena  pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma  (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3  mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3.  Berikut ini urutan reaktifitas  induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Efek induksi menghasilkan suatu efek yang dihasilkan dari penarikan elektron dari pusat muatan negatif yang mana adalah suatu efek penstabilan karena menyebarkan muatan sehingga menurunkan kerapatannya.
      2. Hubungannya adalah dimana semakin besar nilai pKb maka sifatnya akan semakin basa.

      Hapus
  14. 1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena  pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma  (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3  mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3.  Berikut ini urutan reaktifitas  induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
  15. Hallo kak
    Terima kasih atas materinya, menurut saya:
    1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
  16. 1.Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
  17. 3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
  18. 1.Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
  19. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
  20. Terimakasih penjelasannya clau.
    Jawaban untuk pertanyaan no 3:
    3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    Semoga membantu

    BalasHapus
  21. Terima kasih atas pemaparan materinya kak, saya akan mencoba menjawab pertanyaan nomor 1:
    Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.

    BalasHapus

  22. 1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H

    BalasHapus
  23. 1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H

    BalasHapus
  24. Hai claudia

    1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.

    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.

    3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ].

    BalasHapus
  25. Hai putri

    1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
  26. Terimakasih kak untuk pemaparan materinya...

    1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
  27. 1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
  28. Assalamualaikum kak clau. Materi yang menarik kak. Saya akan mencoba menjawab pertanyaan di atas. Menurut saya
    1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena  pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma  (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3  mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3.  Berikut ini urutan reaktifitas  induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
  29. 1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
  30. 1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena  pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma  (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3  mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3.  Berikut ini urutan reaktifitas  induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
  31. Terima kasih kak clau buat materinya..mau coba jawab ya
    1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena  pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma  (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3  mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3.  Berikut ini urutan reaktifitas  induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
  32. 1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena  pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma  (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3  mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3.  Berikut ini urutan reaktifitas  induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
  33. Assalammualaikum CPA..
    Materi nya sangat bermanfaat untuk menambah pemahaman tentang keasaman dan kebiasaan senyawa organik. Saya akan coba menjawab soal nomor 2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat itu di karenakan pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom Oksigen menjadi relatif makan negatif l, akibatnya atom Hidrogen sukar lepas sebagai H+ asamnya menjadi lebih lemah . Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I

    BalasHapus
  34. Baiklah saya Akan coba menjawab pertanyaannya
    1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus
  35. Makasih atas materinya, sangat bermanfaat sekali. Saya akan mencoba menjawab pertanyaannya :
    1. Terdapat dua macam asam organik :
    a). Adanya atom hidrogen yang terikat dengan atom oksigen, seperti pada metil alkohol dan asam asetat. b). Adanya atom hidrogen yang terikat pada atom karbon di mana atom karbon tersebut berikatan langsung dengan gugus karbonil (C=O), seperti pada aseton.
    2. Asam metanoat lebih asam dari asam etanoat karena pada asam etanoat terdapat gugus metil yang mempunyai kemampuan mendorong elektron ikatan melalui ikatan sigma (C-C-O-H) sehingga atom O menjadi relatif makin negatif, akibatnya atom H sukar lepas sebagai H+, asamnya menjadi lebih lemah. Gugus CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron, diberi simbol +I.
    3. Berikut ini urutan reaktifitas induksi penarik electron adalah sebagai berikut:
    [ -Cl > -Br > -I > -OCH3 > -OH > -C6H5 > -CH+CH2 > -H ]

    BalasHapus

REAKSI SIKLOADISI

Reaksi adisi siklo (Diels Alder) merupakan reaksi antara diena terkonjugasi dengan suatu dienofil. Dalam hal ini, reaksi Diels Alder hanya...